Ponpes Salafiyah Bi Ba’a Fadlrah
>> Wednesday, December 16, 2009

Subhanallah...!!!! Itulah Yang mungkin anda eluh-eluhkan ketika anda semua berkunjung ke sebuah desa terpencil tetapi memiliki sebuah master piece yang sangat indah yang mungkin dapat mengalahkan salah satu keajaiban dunia yang ada di India yakni Masjid Taj Mahal. Poondok Pesantren Salafiyah bihaaru Bahri Asali Asali Fadhlaailir Rahmah yang berarti Lautannya, Lautan, Madunya, Fadhalnya Rahmat atau orang daerah setempat menyebutnya Segarane, Segara, Madune, Fadhole Rohmat disingkat ( Bi Ba’a Fadlrah ). Pondok ini Terletak kurang lebih 25 Km dari Kota Malang ke arah selatan.Jikalau Anda Ingin Mengunjungi Tempat Suci ini juga dapatmelal7i rute Malang melalui Bululawang; dari Blitar melalui Kepanjen dan Gondanglegi, serta dari Lumajang melalui Dampit .Pondokini di rintis mulai tahun 1963. Ijin Kecamatan dan Kepolisian setempat tahun 1963. Ijin resmi sebagai pondok pada tahun 2002. Pembangunan fisik dimulai sejak tahun 1978 yang ditandai dengan adanya santri menetap sampai dengan tahun 1992. Tapi sifatnya kecil-kecil, apa adanya. Setelah itu, proses pembangunan sempat berhenti. Bangun lagi sekitar 1998 akhir dan awal tahun 1999 sampai saat ini. Pondok Ini merupakan pembinaan Departemen Agama Kabupaten Malang yang juga merupakan Anggota RMI Kab Malang. Sebetulnyan pembangunan Pondok belum mencapai 100% tetapi keindahan dan kemegahan Pondok ini sudah nampak dari luar.Luas area sampai Agustus 2009 kurang lebih 5 hektar. Pembelian tanah dari masyarakat sekitar pondok yang berkeinginan untuk menjual tanahnya kepada pondok. Transaksi yang telah terjadi dilaksanakan hanya kalau tersedia dana dan memang bermanfaat Pembangunan fisik pondok dimaksudkan untuk menyediakan sarana/media/alat untuk membersihkan hati agar timbul rasa cinta dan kedekatan kepada Allah. Dengan rasa cinta dan dekat kepada Allah diharapkan akan timbul rasa sayang kepada sesama umat dan makhluk, yang selanjutnya akan membentuk akhlak yang karimah. Luas seluruh gedung pondok yang telah dibangun sampai sekarang belum pernah dihitung secara pasti. Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) telah diajukan, namun karena proses pembangunan mengalir sesuai dengan kebutuhan jamaah dan santri .
Untuk menjaga kelancaran, ketertiban dan kemudahan kunjungan, serta untuk mencegah hal-hal yang tidak menyenangkan, beberapa informasi berikut ini dapat Anda jadikan sebagai panduan jika Anda ingin berkunjung ke PP Salafiyah Bi Ba'a Fadlrah
Silahkan lapor ke petugas piket yang berada di Pos yang terdapat di dekat pintu gerbang utama. Sampaikan maksud dan tujuan Anda. Jangan lupa, mintalah kartu tanda masuk sebagai pengganti ijin untuk masuk ke dalam pondok. Isilah keterangan yang terdapat di dalam kartu tanda masuk itu dengan jelas dan benar. Misalnya nama, alamat, jumlah rombongan serta nomor kendaraan. Sebaiknya, apa yang tertulis pada kartu masuk bisa dibaca.
Jangan menurunkan, menaikkan penumpang dan memarkir kendaraan di sembarang tempat. Parkirlah kendaraan Anda hanya di tempat yang telah disediakan. Tidak diperkenankan berhenti, menurunkan penumpang dan parkir di sepanjang jalan di seluruh pondok. Mintalah tanda parkir kendaraan Anda pada petugas yang telah ditunjuk oleh pondok.
Laporkanlah kedatangan Anda dan serahkanlah kartu tanda masuk yang telah Anda peroleh di Pos Depan ke petugas piket yang berada di Ruang Informasi II. Anda bisa meminta bantuan petugas piket untuk memandu perjalanan Anda keliling pondok. Jika Anda ingin pulang, jangan lupa untuk mengembalikan kartu masuk dan meminta kartu keluar pada petugas piket yang ada di Ruang Informasi II. Termasuk mengisi buku tentang kesan-kesan yang Anda rasakan selama berkunjung ke pondok. Bagi pengunjung yang ingin menyelesaikan masalah pribadi, dipersilahkan menghubungi petugas piket untuk menulis di buku keluhan tentang apa yang menjadi masalah atau keinginannya. Tulisan sebaiknya singkat saja, asal jelas masalah pokoknya. Tidak perlu diuraikan panjang lebar.
Jika Anda ingin melakukan perjalanan sendiri, silahkan. Anda diperbolehkan untuk melihat dan masuk ke seluruh tempat dan ruangan yang ada di dalam maupun di luar pondok. Kecuali ruangan tempat tinggal keluarga dan dapur yang ditandai dengan pintu yang ditutup.
Pengunjung dimohon untuk memperhatikan rambu-rambu yang ada di halaman maupun di dalam pondok. Baik itu rambu tentang larangan untuk melalui sebuah tempat, maupun larangan untuk duduk, menaikkan dan menurunkan penumpang. Termasuk tentang peraturan jika Anda ingin meninggalkan pondok. Sebaiknya Anda jangan lupa untuk menyerahkan kartu keluar kepada petugas jaga yang terdapat di Pos depan. Tanpa membawa kartu keluar, Anda akan diminta untuk kembali meminta kartu keluar dari petugas piket yang ada di Ruang Informasi II.
Begitulah yang mungkin peraturan yang ada jika anda berkunjung kesana. Banyak fasilitas yang disediakan tetapi anda harus mematuhi semuanya yakni: Untuk menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan, dimohon untuk tidak menerima tawaran penyelesaian masalah dari siapa pun. Penyelesaian keluhan dan atau masalah pribadi hanya diberikan di Ruang Informasi II oleh petugas piket.
*
Khusus untuk muda-mudi, bahwa pondok bukanlah tempat rekreasi umum.
*
Di Lantai V dan VII disediakan kios dan toko yang menjual berbagai barang dengan harga pas.
*
Pengunjung bisa memakai perahu di kolam dengan mengganti solar saja.
*
Berhati-hati dalam membawa dan menjaga barang bawaan.
*
Di pondok tidak ada pungutan biaya apapun.
Segeralah anda berkunjung kesana karena mungkin tempat ini bukan hanya sebagai sarana wisata yang bertujuan menyegarkan pikiran tetapi juga dapat menyegarkan susana batin anda. It's Wonderful Refreshing Place In The World. Thank's to ALLAH.
Selengkapnya...
Lihat Daftar Isi !



